Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bayi Lahir Langsung Dapat Akta Kelahiran, Kemendagri-Kemenkes Pangkas Birokrasi Lewat Digitalisasi
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Kepala Daerah Kena OTT, Tito Karnavian Sentil Ongkos Politik yang Mahal

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:56 WIB
  • author Felldy Utama
Fenomena Kepala Daerah Kena OTT, Tito Karnavian Sentil Ongkos Politik yang Mahal
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto: iNews.id

JAKARTA, iNewsBatam.id - Merespons maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang mencokok hingga 15 kepala daerah, Mendagri Tito Karnavian angkat suara mengenai batas kewenangan lembaganya. Berbeda dengan instansi militer atau Polri yang bersifat garis komando dan bisa mencopot personel kapan saja, kepala daerah memiliki legitimasi kuat karena dipilih langsung oleh rakyat.

Guna menangkal korupsi, Kemendagri mengklaim sudah menyiapkan benteng pertahanan digital, mulai dari aplikasi SIPD untuk mengawal APBD hingga sistem pencegahan MCP bersama KPK. Namun, Tito menyebut sistem tersebut tetap bisa diakali di lapangan jika integritas pemimpinnya rapuh.

"Mereka bukan anak kecil dan tidak mungkin kita pelototi 24 jam seminggu," kata Tito di Senayan, Kamis (16/7/2026).

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut