get app
inews
Aa Text
Read Next : Kuasa Hukum Keluarga Dewi Sartika Soroti Ventilator ICU dan Surat Kematian

Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Dewi Sartika Dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:58 WIB
header img
Jenazah Dewi Sartika Sitinjak ke RS Bhayangkara Polda Kepri, Batam, untuk menjalani proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. (Foto: Yude/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Jenazah Dewi Sartika Sitinjak, pasien yang sebelumnya menjalani operasi ambeien di salah satu rumah sakit di Batam dan sempat dirawat intensif hingga meninggal dunia, dibawa keluarga ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau (Kepri), Senin (10/8/2026).

Jenazah Dewi dibawa untuk menjalani proses otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya setelah sempat mengalami kondisi kritis usai menjalani tindakan medis.

Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing, mengatakan keputusan melakukan otopsi telah disepakati keluarga sebagai bagian dari upaya mencari kepastian penyebab kematian Dewi.

“Hari ini kita akan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengadakan otopsi,” ujar Jendris di RS Awal Bros Botania.

Menurut Jendris, keluarga menemukan sejumlah hal yang dianggap janggal selama Dewi menjalani perawatan di rumah sakit sehingga memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum.

Keluarga sebelumnya telah membuat laporan polisi ke Polresta Barelang terkait dugaan kelalaian dalam penanganan Dewi.

“Keluarga dan orang tua Dewi Sartika bersepakat menyerahkan ini ke proses hukum. Kami sudah membuat laporan polisi di Polresta Barelang,” katanya.

Jendris mengatakan pihak rumah sakit telah menyampaikan bahwa seluruh tindakan medis terhadap Dewi dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Namun keluarga mengaku masih mempertanyakan sejumlah hal karena tidak mengetahui secara rinci prosedur yang dimaksud.

“Kalau terkait kematian Dewi Sartika, pihak rumah sakit mengatakan semua sudah sesuai SOP. Kami masyarakat awam tidak tahu seperti apa SOP mereka, tetapi ada banyak kejanggalan yang kami dapati,” ujarnya.

Setelah proses autopsi selesai, keluarga berencana membawa jenazah Dewi ke kampung halamannya di Pulau Samosir, Sumatera Utara, untuk dimakamkan.

Sementara itu, upaya wartawan meminta klarifikasi kepada pihak rumah sakit belum membuahkan hasil. Petugas keamanan menyatakan manajemen belum bersedia memberikan wawancara.

“Tadi saya sudah menghubungi manajemen, tetapi manajemen belum mau menerima wawancara,” ujar petugas keamanan rumah sakit.

Kasus ini merupakan lanjutan dari persoalan yang sebelumnya disoroti keluarga setelah Dewi menjalani operasi ambeien pada akhir Juli lalu.

Kondisinya dilaporkan memburuk hingga harus mendapatkan perawatan intensif dan menggunakan ventilator.

Keluarga berharap hasil autopsi dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian Dewi sekaligus menjadi bagian penting dalam proses hukum yang sedang berjalan di Polresta Barelang.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut