Kapolda Kepri: Penindakan Bareskrim di Batam Bagian Operasi Terkoordinasi
BATAM, iNewsBatam.id - Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan penindakan hukum yang dilakukan Bareskrim Polri di Batam dalam beberapa hari terakhir merupakan bagian dari kegiatan kepolisian yang terorganisasi dan terkoordinasi.
Penegasan itu disampaikan Asep menyusul serangkaian penindakan Bareskrim Polri di Batam. Polisi sebelumnya menggerebek sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.
Bareskrim juga melakukan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian atau kasino di kawasan Nagoya, Batam.
"Ini adalah langkah kegiatan kepolisian yang terorganisir dan terkoordinasi. Bareskrim biasa melakukan penegakan hukum di wilayah hukum Polda-Polda seluruh Indonesia, bukan hanya di Batam," kata Asep, Kamis (20/8/2026).
Menurut Asep, keterlibatan Bareskrim dalam penegakan hukum di wilayah Polda Kepri merupakan hal yang biasa dalam struktur kepolisian. Bareskrim memiliki kewenangan melakukan penindakan hukum di berbagai wilayah Indonesia.
Dia mengatakan penegakan hukum oleh Bareskrim juga dilakukan di wilayah hukum Polda lainnya, termasuk Polda Metro Jaya.
"Bareskrim hampir setiap hari melakukan penegakan hukum di wilayah Polda Metro Jaya, begitu juga di wilayah Polda-Polda lain," ujarnya.
Asep menjelaskan Polri memiliki tingkatan kemampuan dan kekuatan mulai dari Polsek, Polres, Polda hingga Mabes Polri.
Setiap tingkatan dapat bekerja secara terintegrasi sesuai kebutuhan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Institusi kepolisian memiliki tingkatan kemampuan dan kekuatan dari mulai tingkat Polsek, Polres, Polda sampai Mabes dan kami bekerja secara terintegrasi dan terkoordinasi dalam setiap tindakan guna mewujudkan kamtibmas," katanya.
Penindakan Bareskrim di Batam menjadi perhatian setelah petugas menggerebek sejumlah THM yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.
Selain perkara narkoba, Bareskrim juga menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian kasino di kawasan Nagoya. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan ratusan orang dan menyita uang tunai dalam jumlah miliaran rupiah.
Asep memastikan koordinasi antarjenjang kepolisian tetap berjalan dalam setiap langkah penegakan hukum di wilayah Kepri.
Menurutnya, keterlibatan satuan kepolisian dari tingkat Mabes hingga kewilayahan merupakan bagian dari sistem kerja Polri dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum.
Editor : Gusti Yennosa