Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Beber Kronologi Kecelakaan Maut di Ocarina Batam, Motor Mahasiswi Terseret 30 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Rahmat: 12 Tahun Melawan Meningitis, Ibu Idap Penyakit Jantung

Rabu, 04 November 2026 | 10:40 WIB
  • author Loberto Boli
Kisah Pilu Rahmat: 12 Tahun Melawan Meningitis, Ibu Idap Penyakit Jantung
Tim Sidokkes Polresta Barelang mengunjungi Rahmat (12), penderita meningitis di kawasan Kabil, Batam, sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan pokok dan melakukan pemeriksaan kesehatan. (Foto: Bob/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id – Di usia yang seharusnya dipenuhi keceriaan, Rahmat (12) justru harus menghabiskan banyak waktunya dengan berjuang melawan penyakit.

Bocah yang tinggal di kawasan Kabil, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), ini mengidap meningitis sejak lahir prematur. Kondisi tersebut membatasi gerak dan aktivitasnya seperti anak-anak seusianya.

Hari-hari Rahmat lebih banyak dilalui di sebuah rumah kontrakan sederhana. Di tempat itu pula, perjuangan berat keluarganya berlangsung.

Bukan hanya Rahmat yang harus menghadapi persoalan kesehatan, sang ibu juga tengah berjuang melawan penyakit jantung kronis.

Kondisi jantung ibunya bahkan belum sepenuhnya membaik meski telah dua kali menjalani prosedur pemasangan ring. Saat ini, jantungnya masih mengalami kebocoran sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan medis lanjutan.

Di tengah kondisi kesehatan ibu dan anak yang sama-sama membutuhkan perhatian, sang ayah menjadi tumpuan keluarga. Dia bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membayar biaya sewa rumah kontrakan.

Keterbatasan ekonomi membuat perjuangan keluarga kecil ini semakin berat. Kebutuhan hidup harus tetap dipenuhi, sementara kondisi kesehatan dua anggota keluarga membutuhkan perhatian khusus.

Di tengah situasi tersebut, secercah perhatian datang pada Selasa (3/11/2026) siang. Sekitar pukul 13.30 WIB, rombongan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Barelang menyambangi rumah kontrakan Rahmat di kawasan Kabil.

Kedatangan tim medis kepolisian itu bukan sekadar kunjungan. Mereka membawa bantuan logistik untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan perhatian langsung kepada keluarga yang tengah menghadapi ujian berat tersebut.

Iptu dr. Syarifah Helviza Aini mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab moral kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian.

"Kehadiran kami di tengah keluarga ananda Rahmat merupakan wujud empati dan tanggung jawab moral kepolisian untuk hadir, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga meringankan beban warga yang sedang menghadapi ujian berat," ujar Syarifah saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).

Selain menyerahkan bantuan kebutuhan pokok, tim Sidokkes juga melakukan pemeriksaan medis singkat untuk memantau kondisi terkini Rahmat. Mereka turut memberikan dukungan moril kepada sang ibu.

Menurut Syarifah, kondisi keluarga tersebut membutuhkan perhatian berkelanjutan. Bantuan tidak cukup hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga perlu didukung penanganan kesehatan lanjutan dan penguatan ekonomi keluarga.

"Dari hasil kunjungan di lapangan, keluarga ini sangat membutuhkan uluran tangan, baik untuk penanganan medis lanjutan maupun pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban mereka," tuturnya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal tumbuhnya kepedulian lebih luas terhadap keluarga Rahmat.

Polresta Barelang juga berharap masyarakat dan instansi terkait dapat ikut memberikan perhatian kepada warga kurang mampu yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.

Bagi Rahmat dan keluarganya, perjuangan belum selesai. Di rumah kontrakan sederhana di tengah kawasan industri Kabil, mereka masih harus menjalani hari demi hari dengan harapan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh penanganan medis dan kehidupan yang lebih baik.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut