Saat kejadian, CLP berniat meninggalkan kamar setelah cekcok, namun FP yang emosi spontan mengambil pisau dapur dan menikamnya hingga korban meninggal di tempat.
Usai kejadian, FP sempat membawa korban ke RS Santa Elisabeth, Lubuk Baja, sebelum akhirnya diamankan polisi di rumah sakit tersebut.
Saat ditemui di Polsek Lubuk Baja, FP mengaku menyesal atas perbuatannya. "Kami awalnya cekcok, dia tarik-tarik saya. Dia gak ada pukul saya," ungkapnya singkat, sebelum lebih banyak memilih diam saat ditanya lebih lanjut.
Kini, FP harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum atas peristiwa tragis yang menewaskan kekasihnya sendiri.
Editor : S. Widodo
Artikel Terkait