Massa Pulau-Pulau Batam Desak Ketua LIRA Kepri Minta Maaf, Siapkan Laporan ke Polisi

Pratamayude
Warga Hinterland Batam mengepung kantor LIRA Kepri di kawasan Batam Center. (Foto: Yude/iNews.id)

Siapkan Laporan ke Polresta Barelang

Selain menyampaikan tuntutan, massa juga berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan Yusril Koto ke Polresta Barelang.

Jayalaksana mengatakan laporan tersebut tengah dipersiapkan sebagai tindak lanjut atas polemik yang terjadi.

"Laporan akan kami sampaikan ke Polresta Barelang. Kami akan menempuh jalur hukum terkait persoalan ini," katanya.

Ia mengklaim aksi tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat hinterland Batam, mulai dari Pulau Kasu, Belakangpadang, Galang hingga sejumlah pulau lainnya. Bahkan, jumlah warga yang menyatakan dukungan disebut mencapai lebih dari seribu orang.

"Semua pulau bersatu. Bukan hanya dari Pulau Kasu, tetapi juga dari Galang, Rempang dan pulau-pulau lainnya," ujarnya.

Massa juga memperingatkan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan dari pihak terkait.

Usai menyampaikan aspirasi, sejumlah perwakilan massa berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait rencana pelaporan. Aksi berakhir sekitar pukul 11.20 WIB dalam kondisi aman dan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan.

Meski sempat terjadi insiden pelemparan batu yang mengakibatkan kaca Kantor LIRA Kepri pecah, secara umum situasi tetap kondusif hingga massa membubarkan diri.

Editor : Gusti Yennosa

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network