Dansatsiber TNI Ungkap Ancaman Siber Saat Ini: Sasar Infrastruktur Vital Hingga Ranah Kognitif

Danandaya Arya Putra
Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI, Brigjen TNI J.O. Sembiring, mengungkapkan eskalasi ancaman siber telah merambah ke ranah kognitif masyarakat dan institusi. Foto: Danandaya

JAKARTA, iNewsBatam.id — Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI, Brigjen TNI J.O. Sembiring, mengungkapkan bahwa eskalasi ancaman siber saat ini tidak lagi sebatas menyerang infrastruktur fisik, melainkan telah merambah ke ranah kognitif masyarakat dan institusi.

Pernyataan tersebut disampaikan Dansatsiber TNI dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Satsiber TNI yang digelar di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

"Satuan Siber TNI hari ini telah genap berusia 9 tahun. Ini merupakan tantangan yang terus kita hadapi, di mana ancaman siber itu tidak hanya menyerang terhadap fisik, yaitu infrastruktur informasi vital, juga ada dia yang menargetkan kognitif," ujar J.O. Sembiring.

Pola dan Teknik Serangan Siber Terus Berkembang

J.O. Sembiring menjelaskan bahwa pesatnya kemajuan teknologi informasi turut memicu evolusi pola dan teknik serangan siber. Ancaman yang terus beradaptasi tersebut menuntut kesiapsiagaan penuh dan respons berkesinambungan dari seluruh jajaran pertahanan siber nasional.

"Dengan perkembangan teknologi, ancaman ini berkembang terus. Baik tekniknya, baik polanya, itu berkembang. Jadi yang mengancam tadi ini, tentunya ini yang harus kita hadapi terus-menerus," tegasnya.

Perkuat Pertahanan Siber Lewat Kolaborasi Pendekatan Pentahelix

Menghadapi kompleksitas peretasan dan manipulasi siber, Dansatsiber TNI menegaskan bahwa upaya menjaga kedaulatan digital nasional tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. TNI mendorong penguatan skema kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, media, serta komunitas siber.

"Ini tidak mudah, tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga implementasi dari ini, kami membangun kekuatan bersama pentahelix tadi, melakukan augmentasi siber, dan mengembangkan yang namanya inovasi-inovasi untuk mewujudkan kemandirian teknologi," jelas J.O. Sembiring.

Memasuki usia sembilan tahun, Dansatsiber TNI berharap institusi yang dipimpinnya dapat tumbuh semakin solid, tangguh, serta mampu membangun kemandirian teknologi di tengah gempuran perang informasi modern.

"9 tahun ini kalau bahasanya tapi ada Q, kalau Q itu yang paling tinggi. Q-Q. Mudah-mudahan Satuan Siber TNI ini akan semakin berkembang, semakin kuat berkolaborasi," pungkasnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network