get app
inews
Aa Text
Read Next : Guru Agama SMK di Batam Diduga Cabuli Belasan Siswa, Terancam 12 Tahun Penjara

Jelang Ramadan, IJTI Kepri dan Polresta Barelang Berbagi Mukena dan Nasi di Rempang

Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:54 WIB
header img
Ketua IJTI Kepri, Gusti Yennosa menyerahkan paket Jumat Berkah berisi nasi, sarung dan mukena kepada warga Rempang. (Foto: Alfie/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id – Suasana Jumat siang di pesisir Rempang, Kota Batam, terasa berbeda. Di halaman Masjid Al Fajri, puluhan mukena dan kain sarung tersusun rapi berdampingan dengan nasi bungkus yang siap dibagikan kepada warga.

Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kepulauan Riau bersama jajaran Polresta Barelang menggelar aksi sosial Jumat Berkah menjelang Ramadan. Mereka membagikan nasi bungkus, mukena, dan kain sarung kepada masyarakat setempat.

Usai salat Jumat, warga mulai berdatangan. Bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak muda duduk bersama di halaman masjid. Pembagian dilakukan merata, sehingga seluruh warga yang hadir menerima bantuan.

Ketua Pengda IJTI Kepri, Gusti Yennosa yang akrab disapa Oca, mengatakan kegiatan berbagi ini rutin digelar setiap menjelang Ramadan.

“Biasanya hanya bapak-bapak yang menerima nasi usai salat Jumat. Hari ini ibu-ibu juga mendapat mukena,” ujar Oca.

Ia menyebut, masyarakat pesisir Rempang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai membutuhkan perhatian lebih, khususnya menjelang bulan suci.

“Kami rutin setiap menjelang Ramadan berbagi, dan kali ini kami memilih masyarakat pesisir Rempang,” tambahnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, turut hadir dan berbaur bersama warga. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau.

“Musim kemarau begini kita harus waspada. Jangan sampai ada lagi kebakaran hutan dan lahan. Jaga lingkungan kita bersama,” pesannya.

Selain berbagi bantuan, rombongan juga menyempatkan diri bersilaturahmi ke rumah warga. Di salah satu rumah panggung sederhana, mereka disuguhi hidangan khas Melayu pulau, seperti gong-gong rebus dengan sambal pedas asam.

“Sambal gong-gongnya enak, pedas dan terasa asamnya. Makanan rumahan seperti ini sudah lama saya idamkan,” ujar Anggoro.

Kegiatan ditutup dengan saling bersalaman dan bermaafan antara warga, jurnalis, dan aparat kepolisian. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar Ramadan yang akan datang membawa kebaikan bagi semua.

“Maaf lahir batin ya semuanya,” ucap warga dan rombongan sebelum berpisah.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut