get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu di Sagulung Batam, 16 Gram Narkoba Disita

Bripda Natanael Sempat Video Call Orangtua Sebelum Tewas, Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas

Selasa, 14 April 2026 | 13:39 WIB
header img
Sudirman Situmeang, kuasa hukum keluarga mendiang Bripda Natanael Simanungkalit. (Foto: Alfie/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id – Bripda Natanael Simanungkalit yang tewas diduga akibat penganiayaan, diketahui sempat melakukan panggilan video dengan orangtuanya beberapa jam sebelum kejadian.

Kerabat korban yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, komunikasi terakhir korban dengan ayahnya terjadi pada malam sebelum ia dinyatakan meninggal dunia.

“Korban masih sempat video call. Saat ditanya kabarnya, dia bilang sehat. Bahkan sempat menyuruh ayahnya untuk istirahat dan menjaga kesehatan,” ujarnya.


Polisi muda bernama Brigadir Dua Natanael Simanungkalit ditemukan tewas pada Selasa (14/4/2026). (Foto: ist)

Informasi meninggalnya korban pertama kali diterima keluarga dari pihak kepolisian. Namun, penyampaian awal sempat menimbulkan keraguan.

“Awalnya dikira penipuan karena informasinya kurang jelas. Lalu ditegaskan agar ayahnya datang ke RS Bhayangkara,” katanya.

Kuasa hukum keluarga, Sudirman Situmeang, meminta agar Polda Kepulauan Riau mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan tidak melindungi pihak yang terlibat.

“Kami berharap proses hukum berjalan terbuka. Yang terpenting kebenaran harus terungkap, tidak boleh ada yang ditutupi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pihak keluarga menerima telepon dari kepolisian sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kami masih menunggu penjelasan rinci terkait kronologi kejadian. Laporan juga sudah dibuat dan kami sudah berkoordinasi dengan SPKT sejak pukul 05.00 pagi,” ujarnya.

Menurutnya, tim kuasa hukum telah melihat kondisi awal korban. Namun, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan resmi, termasuk autopsi.

“Kami melihat ada tanda-tanda, tapi untuk memastikan kami serahkan ke pihak berwenang,” kata Sudirman.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut