get app
inews
Aa Text
Read Next : Ribuan Vape Berisi Narkoba Diamankan di Batam, 13 Tersangka Ditangkap

Batam Geger! Wali Murid Bawa Pasukan Intimidasi Guru Playgroup, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 29 April 2026 | 07:26 WIB
header img
Sekelompok orang saat mendatangi sebuah playgroup di Batam dan mengintimidasi guru. (Foto: tangkapan layar kamera pemantau)

 

BATAM, iNewsBatam.id – Aksi intimidasi yang melibatkan sekelompok orang terjadi di salah satu sekolah swasta di kawasan Batam Centre, Kota Batam. Insiden ini membuat tiga guru playgroup mengalami trauma dan harus mendapat pendampingan psikologis.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andreastian, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, laporan sudah diterima dan kasus kini dalam penanganan pihak kepolisian.

“Sudah ada laporan yang masuk. Kami juga telah memeriksa sejumlah pihak dan saat ini proses penyidikan masih berjalan,” ujar Debby, Selasa (28/4/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 13.45 WIB. Sejumlah pria datang ke sekolah bersama seorang wali murid berinisial S.

Kedatangan mereka diduga dipicu oleh kondisi anak S yang menolak masuk sekolah selama dua hari. Saat diantar kembali, anak tersebut menangis di gerbang dan enggan mengikuti kegiatan belajar.

Diduga tidak terima, wali murid tersebut mendatangi pihak sekolah dengan membawa sekelompok pria yang kemudian melakukan tekanan terhadap para guru.

Tiga guru kemudian dikumpulkan dalam satu ruangan. Mereka terdiri dari guru yang mengajar anak tersebut, mantan guru, serta satu guru lainnya.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV. Dalam rekaman, terlihat wali murid mengenakan pakaian hijau berjalan mondar-mandir sambil mengisap rokok elektrik dan beberapa kali menunjuk-nunjuk guru saat berbicara.

Situasi semakin tegang saat ia juga terlihat menyodorkan makanan secara paksa ke arah mulut para guru.

Di bagian akhir rekaman, sekelompok pria yang berada di luar ruangan masuk dan mendekati para guru. Mereka diduga melakukan intimidasi dengan gestur mengancam, termasuk menggeser meja di hadapan korban.

Usai kejadian, pihak sekolah langsung melaporkan insiden tersebut ke Polresta Barelang dengan melampirkan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Akibat kejadian ini, tiga guru mengalami trauma dan ketakutan untuk kembali mengajar. Mereka kini telah mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional untuk pemulihan kondisi psikologis.

Salah satu sumber menyebutkan para guru sangat terpukul atas kejadian tersebut.

“Mereka sampai menangis. Selama ini hanya mengajar anak-anak kecil, tidak pernah menghadapi situasi seperti ini,” ujarnya.

Polisi masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan keterlibatan pihak-pihak terkait dalam aksi intimidasi tersebut.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut