get app
inews
Aa Text
Read Next : 8 WNA Ditangkap dalam Kasus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Kapal MV King Sun

Kapal Bawa 800 Kg Ketamine Ditangkap di Anambas, Lagi-Lagi Jalur Laut

Senin, 24 Agustus 2026 | 23:47 WIB
header img
Penampakan barang bukti ketamine yang diamankan aparat dari kapal Fuchangxing 1 di perairan Anambas. (Foto: ist)

BATAM, iNewsBatam.id - Pengungkapan narkotika melalui jalur laut kembali terjadi di Kepulauan Riau (Kepri). Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Polda Kepri mengamankan kapal Fuchangxing 1 di perairan Anambas.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan narkotika jenis ketamine dengan berat sementara mencapai 800 kilogram. Kapal tersebut diamankan pada Senin (24/8/2026).

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin membenarkan penindakan terhadap kapal tersebut. Dia mengatakan pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan jumlah dan jenis barang yang dibawa.

"Jenis ketamine, beratnya sementara 800 kilo," ujar Asep saat dikonfirmasi.

Asep mengatakan angka 800 kilogram tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan sementara. Petugas masih melakukan pendalaman terhadap kapal untuk memastikan jumlah keseluruhan barang yang diduga narkotika.

"Masih dalam pemeriksaan," katanya.

Polisi juga belum mengungkap secara rinci jumlah awak kapal yang diamankan dalam penindakan tersebut.

Identitas para awak kapal serta dugaan keterlibatan masing-masing pihak masih dalam proses pemeriksaan. Polisi nantinya akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil penyidikan.

Pengungkapan ini kembali menyoroti jalur laut Kepri yang menjadi salah satu wilayah rawan masuknya narkotika dari jaringan internasional.

Sebelumnya, aparat juga mengungkap kasus narkotika dalam jumlah besar yang menggunakan kapal sebagai sarana pengiriman. Kondisi geografis Kepri yang berada di jalur pelayaran internasional membuat pengawasan terhadap perairan menjadi salah satu fokus aparat penegak hukum.

Dalam kasus Fuchangxing 1, Bareskrim Polri dan Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap asal-usul ketamine, tujuan pengiriman, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Polisi belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai jaringan pemasok maupun penerima barang tersebut karena proses pemeriksaan masih berjalan.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut