Tegur Mobil Parkir, Jukir Hotel Lovina Inn Batam Nyaris Dibacok Parang
BATAM, iNewsBatam.id - Seorang pengendara mobil diburu polisi setelah diduga menganiaya dan mengejar juru parkir (jukir) menggunakan sebilah parang di kawasan Hotel Lovina Inn, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 14.05 WIB. Jukir bernama Garnett Paulson Tambunan menjadi korban setelah menegur pengendara yang memarkirkan mobilnya di pintu keluar-masuk hotel.
Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban. Tim Reskrim Polsek Lubuk Baja kemudian diterjunkan untuk melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
"Laporan resmi dari korban sudah kami terima. Anggota kami saat ini sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Cindo, Kamis (24/9/2026).
Cindo menjelaskan, kejadian bermula ketika korban meminta pelaku memindahkan kendaraan yang diparkir di akses keluar-masuk hotel. Teguran tersebut kemudian memicu cekcok antara korban dan pelaku.
Pelaku diduga tersulut emosi hingga memukul dan mendorong korban. Akibatnya, korban terjatuh ke tanah.
Pelaku kemudian kembali ke mobilnya dan mengambil sebilah parang. Senjata tajam itu selanjutnya dibawa untuk mengejar korban yang berusaha menyelamatkan diri.
"Dari pemeriksaan awal, pelaku mengambil parang dari dalam mobil lalu mengejar korban di sekitar TKP. Korban sempat jatuh dan nyaris terkena sabetan parang sebelum dilerai oleh rekan pelaku," ujar Cindo.
Setelah kejadian tersebut, pelaku meninggalkan lokasi. Sebelum pergi, pelaku disebut sempat mengancam akan kembali menemui korban setelah mengantarkan istrinya.
Polisi kini masih memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga mengumpulkan rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk membantu mengidentifikasi keberadaan pelaku.
Polsek Lubuk Baja memastikan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian kejadian sekaligus menangkap pengendara yang diduga membawa parang tersebut.
Editor: Gusti Yennosa