BATAM, iNewsBatam.id - RS Awal Bros Botania membantah adanya kesalahan atau kelalaian medis dalam penanganan Dewi Sartika Sitinjak (24), pasien yang kini masih koma setelah menjalani operasi ambeien di Batam.
Pernyataan tersebut disampaikan manajemen rumah sakit menyusul laporan dugaan malapraktik yang diajukan keluarga Dewi ke Polresta Barelang.
Direktur RS Awal Bros Botania, dr. Retno Kusumo, menegaskan Dewi memang menjalani perawatan dan tindakan medis di rumah sakit tersebut.
“Pasien DSS benar merupakan pasien yang dirawat dan mendapatkan tindakan medis yang sesuai dengan penyakit yang dikeluhkan pasien saat pertama kali datang berobat,” kata dr. Retno dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).
Menurut manajemen, seluruh tindakan medis dilakukan berdasarkan kondisi klinis pasien dan mengikuti prosedur pelayanan yang berlaku.
Rumah sakit menyatakan keselamatan pasien menjadi prioritas utama. Tim medis disebut telah melakukan pemeriksaan, tindakan, pemantauan, dan penanganan sesuai perkembangan kondisi pasien.
Manajemen juga memastikan setiap tindakan medis telah dijelaskan kepada pasien maupun keluarga sebelum dilakukan.
“Pasien atau keluarga telah diberikan penjelasan terkait tindakan medis yang akan dilakukan dan telah memberikan persetujuan melalui informed consent sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pihak rumah sakit menambahkan perkembangan kondisi Dewi terus disampaikan kepada keluarga yang mewakili pasien.
RS Awal Bros Botania meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan adanya kelalaian medis sebelum seluruh fakta medis dan hasil evaluasi dari pihak berwenang diperoleh secara lengkap.
“Rumah sakit mengimbau agar semua pihak tidak menarik kesimpulan mengenai adanya kesalahan atau kelalaian medis sebelum seluruh fakta medis dan hasil evaluasi yang dilakukan oleh pihak yang kompeten diperoleh secara lengkap,” kata dr. Retno.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah kondisi Dewi dilaporkan memburuk usai menjalani operasi ambeien pada 28 Juli 2026.
Kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing, mengatakan Dewi sempat dalam kondisi baik setelah operasi dan bahkan melakukan panggilan video dengan orang tuanya.
Namun sekitar 30 menit kemudian, kondisi pasien disebut berubah setelah mendapat suntikan obat. Keluarga menyatakan Dewi mengeluhkan sakit dan sesak napas sebelum mengalami kejang dan tidak sadarkan diri.
Dewi kemudian mendapat penanganan medis dan dipindahkan ke ruang ICU. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan dalam kondisi koma.
Keluarga mempertanyakan penanganan medis tersebut dan melaporkan dugaan malpraktik ke Polresta Barelang.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait laporan yang diajukan keluarga pasien.
Editor : Gusti Yennosa
Artikel Terkait
