Pria Residivis di Batam Pengaruhi Dua Remaja Jadi Begal

Sesampainya di Jalan Bintang, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, korban kembali diberhentikan di lokasi yang gelap dan sepi. Di bawah ancaman, harta benda mereka dirampas.
"Pelaku bahkan menodongkan kunci motor ke leher korban dan sempat melakukan pemukulan," tambahnya.
Dalam aksi ini, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban, satu unit iPhone, serta ponsel Vivo milik ketiga korban.
Polisi yang menerima laporan langsung bertindak cepat dan menangkap Aries Saputra di sebuah kos-kosan di kawasan Bukit Senyum, Kecamatan Batuampar.
"Sepeda motor dan ponsel Vivo korban masih dalam pencarian. Berdasarkan pengakuan pelaku, barang-barang tersebut belum dijual," kata Bimo.
Aries Saputra mengakui bahwa ia telah merencanakan aksi tersebut bersama kedua rekannya. Sebelum beraksi, mereka lebih dulu berunding untuk menentukan target.
"Kami sempat berdiskusi. Saya yang mengusulkan dan merencanakan," ungkap Aries, residivis kasus curas yang sebelumnya pernah ditangkap Polsek Sei Beduk.
Pria tersebut mengincar korban yang lemah, seperti anak di bawah umur atau perempuan, agar tidak mendapat perlawanan.
Akibat perbuatannya, Aries Saputra dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman sembilan tahun penjara.
Editor : S. Widodo