Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Ledakan Kapal MT Federal II Naik ke Penyidikan, 45 Saksi Diperiksa
Advertisement . Scroll to see content

BREAKING NEWS MT Federal II Meledak di Galangan ASL Batam, 10 Tewas dan 18 Luka-Luka

Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:24 WIB
  • author Pratamayude
BREAKING NEWS MT Federal II Meledak di Galangan ASL Batam, 10 Tewas dan 18 Luka-Luka
Evakuasi korban ledakan MT Federal II di Galangan ASL, Batam. 10 orang dilaporkan tewas. (Foto: Ist)

BATAM, iNewsBatam.id - Kecelakaan kerja kembali terjadi di galangan kapal milik PT ASL Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

Insiden maut ini yang diawali dengan ledakan kapal ino, menelan 10 korban jiwa dan menyebabkan 18 pekerja lainnya luka-luka.

Peristiwa tragis itu terjadi ketika para pekerja sedang melakukan perbaikan kapal MT Federal II di kawasan galangan tersebut.

“Sampai saat ini yang sudah diketahui, ada 28 korban. Sepuluh orang dinyatakan meninggal dunia dan 18 lainnya masih dalam perawatan,” ujar Kapolda Kepulauan Riau Irjen Asep Safrudin saat menjenguk korban di Rumah Sakit Mutiara Aini, Batu Aji.

Dari 18 korban luka, beberapa di antaranya mengalami kondisi kritis akibat luka bakar dan benturan keras. Kapolda menyebut empat korban dirawat di ruang ICU, sementara yang lain disebar ke tiga rumah sakit berbeda.

“Mudah-mudahan korban luka bisa diselamatkan. Kami masih terus memantau kondisi mereka di rumah sakit,” tambahnya.

Sementara itu, penyebab kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Tim Inafis Polda Kepri dan Satreskrim Polresta Barelang telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti serta memeriksa saksi-saksi di lapangan.

“Masih dalam proses penyelidikan. Tim Reskrim dan Inafis sudah bekerja di TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut,” kata Asep.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut