get app
inews
Aa Text
Read Next : Sakit Hati, Sekuriti Dapur MBG di Batuaji Batam Bacok Rekan Kerja

Dapur SPPG Bertambah di Batam, Program MBG Kepri Terus Dipercepat

Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:51 WIB
header img
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura bersama Ketua Yayasan Segitiga Berkah Abadi, Rinasti saat peresmian SPPG di Nongsa, Batam. (Foto: Yude/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mencatat pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kepri telah mencapai sekitar 80 persen. Artinya, masih terdapat sekitar 20 persen SPPG yang belum terbentuk dan saat ini masih dalam proses koordinasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat meresmikan dapur SPPG yang dikelola Yayasan Segitiga Berkah Abadi (Yasmin) di Kota Batam, Jumat (30/1/2026).

Nyanyang mengatakan, dapur SPPG yang baru di Batam ini menjadi bagian dari upaya percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.

Ia menyebut, pembentukan SPPG di tujuh kabupaten/kota di Kepri masih menyisakan sejumlah tahapan administrasi.

“Kurang lebih masih ada sekitar 20 persen lagi SPPG yang sedang berproses. Saat ini masih berada di dashboard Badan Gizi Nasional (BGN) dan kami terus berkoordinasi dengan koordinator wilayah di kabupaten dan kota,” ujar Nyanyang.

Ia menargetkan, seluruh SPPG di Kepri dapat terbentuk secara bertahap hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, kehadiran SPPG sangat krusial karena berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak sekolah melalui program MBG.

“Mudah-mudahan di akhir 2026 nanti yang kurang dari 20 persen ini bisa selesai dan tuntas. Anak-anak sekolah sudah menunggu untuk menerima manfaatnya,” katanya.

Nyanyang menambahkan, penguatan SPPG di Kepri sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, serta Sekolah Rakyat.

Pemerintah provinsi, kata dia, terus melakukan pendampingan agar program tersebut berjalan merata.

“Kami di provinsi bersama tujuh kabupaten dan kota terus melakukan pendampingan agar program ini segera dirasakan para penerima manfaat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Segitiga Berkah Abadi, Rinasti, menyebut dapur SPPG yang dikelolanya saat ini baru menyalurkan program MBG ke empat sekolah di wilayah Nongsa, Batam.

Jumlah penerima manfaat tahap awal mencapai sekitar 1.100 siswa, mulai dari jenjang TK hingga SMA.

“Untuk tahap awal baru empat sekolah dengan sekitar 1.100 penerima manfaat. Target kami ke depan bisa mencapai 2.000 penerima,” ujar Rinasti.

Ia menjelaskan, penyaluran MBG dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan dapur SPPG dan tenaga pendukung. Saat ini, dapur SPPG Yasmin didukung sekitar 30 karyawan yang terlibat dalam operasional harian.

Pemerintah Provinsi Kepri berharap percepatan pembentukan SPPG dapat segera menutup kekurangan 20 persen tersebut, sehingga program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan merata di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut