Tragis, Perempuan dan Bayi Ditemukan Meninggal di Kos Batam
BATAM, iNewsBatam.id – Seorang perempuan dan bayi laki-laki ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Perumahan Pendawa Asri, Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Perempuan itu diketahui berinisial J (21), warga asal Nias. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi, sementara jasad bayi laki-laki ditemukan di dalam lemari pakaian di kamar kos tersebut.
Kapolsek Batuaji, Bayu Rizki Subagyo, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kami masih menangani kasusnya. Ada jasad wanita dan bayi laki-laki yang ditemukan di kamar kos,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyebut tidak ditemukan indikasi kekerasan yang mengarah pada dugaan pembunuhan.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian J sempat mengeluhkan sakit perut kepada rekannya melalui pesan WhatsApp pada Senin (6/4) sekitar pukul 15.54 WIB. Ia juga sempat meminta dibelikan obat.
Namun hingga malam hari, J tidak lagi merespons panggilan telepon. Merasa khawatir, rekannya kemudian mendatangi kamar kos sekitar pukul 22.50 WIB dan mendapati pintu dalam keadaan terbuka.
Saat dilakukan pengecekan, J ditemukan telentang di lantai kamar mandi. Saksi kemudian meminta bantuan penghuni kos lainnya serta petugas keamanan.
H sempat dibawa ke Rumah Sakit Graha Hermine untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 00.30 WIB untuk melakukan penyelidikan awal. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh perempuan itu.
Selanjutnya, dari pengembangan penyelidikan dan keterangan saksi, petugas kembali melakukan pemeriksaan di kamar kos tersebut. Pada Selasa (7/4) sore, jasad bayi laki-laki ditemukan terbungkus handuk di dalam lemari pakaian.
Jasad bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga mengungkap bahwa J sempat berkomunikasi dengan seorang pria yang diduga sebagai pacarnya terkait keluhan sakit perut sebelum kejadian.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap secara pasti rangkaian peristiwa yang menewaskan korban dan bayi tersebut,” kata Bayu.
Peristiwa ini diduga berkaitan dengan proses persalinan, namun kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak berwenang.
Editor : Gusti Yennosa