get app
inews
Aa Text
Read Next : Pegawai Pemerintah Malaysia Babak Belur Diperas di Hotel Batam, 2 Pelaku Ditangkap

DPRD Batam Ingatkan Kasus Pemerasan WN Malaysia Jangan Ganggu Kepercayaan Wisatawan dan Investor

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:38 WIB
header img
Gedung DPRD Kota Batam. (Foto: dok. INewsBatam.id)

BATAM, iNews.id – DPRD Kota Batam menyoroti kasus dugaan pemerasan dan penganiayaan terhadap seorang warga negara (WN) Malaysia di sebuah hotel kawasan Kampung Seraya, Kecamatan Batu Ampar.

Peristiwa tersebut dinilai menjadi perhatian serius karena menyangkut citra Batam sebagai kota tujuan wisata, investasi, dan gerbang internasional.

Ketua Komisi I DPRD Batam, Jelvin Tan, mengatakan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang datang ke Batam harus menjadi prioritas seluruh pihak.

Menurutnya, kasus tersebut tidak boleh menurunkan kepercayaan wisatawan maupun investor terhadap Kota Batam.

"Peristiwa ini patut menjadi perhatian bersama karena melibatkan warga negara asing yang berkunjung ke Batam. Sebagai kota tujuan wisata, investasi, dan gerbang internasional, Batam harus senantiasa mampu memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat maupun para wisatawan," ujar Jelvin Tan, Selasa (7/7/2026).

Ia juga mengapresiasi langkah cepat jajaran kepolisian yang berhasil mengungkap kasus tersebut dan mengamankan para terduga pelaku.

"Langkah cepat kepolisian merupakan bentuk komitmen aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

Jelvin berharap proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga memberikan kepastian hukum sekaligus rasa keadilan bagi semua pihak.

Sebelumnya, seorang pegawai Departemen Pendidikan Malaysia diduga menjadi korban pemerasan dan penganiayaan saat menginap di The Hills Hotel Batam.

Korban dilaporkan mengalami luka di bagian wajah serta dipaksa menyerahkan uang tunai sebesar Rp5 juta.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polsek Batu Ampar telah menangkap dua orang yang diduga terlibat. Keduanya kini diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian karena Batam merupakan salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia.

Aparat kepolisian diharapkan dapat menuntaskan perkara tersebut agar kepercayaan wisatawan terhadap keamanan di Batam tetap terjaga.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut