Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Gerebek Arena Jackpot di Nagoya Batam, Ratusan Orang Diamankan
Advertisement . Scroll to see content

Cekcok di Gelper Berujung Pembacokan, Pria di Batam Diserang dengan Parang

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:29 WIB
  • author Loberto Boli
Cekcok di Gelper Berujung Pembacokan, Pria di Batam Diserang dengan Parang
Fikri mendapatkan perawatan medis usai diserang di pelataran parkir hotel Kundur, Batam. (Foto: Istimewa).

BATAM, iNewsBatam.id – Perselisihan yang bermula dari cekcok di sebuah gelanggang permainan (gelper) berujung aksi pembacokan di parkiran Hotel Kundur, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (16/7/2026) malam.

Seorang pria bernama Fikri Afandi Siahaan (36) tersungkur dan mengalami luka serius setelah diserang menggunakan sebilah parang.

Polsek Lubuk Baja bergerak cepat mengungkap kasus tersebut dengan menangkap pelaku, Surya Putra Munthe (34), di tempat persembunyiannya kurang dari dua jam setelah laporan polisi diterima.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Gihon Sahatma Togu Lumban Raja, mengatakan peristiwa bermula ketika istri korban, Liana Hamsanah, mengaku dimaki pelaku saat berada di sebuah gelper karena persoalan saling menghalangi jalan.

"Kejadian bermula sore hari. Saat istri korban mengadu kepada suaminya bahwa dirinya terlibat cekcok dengan pelaku di salah satu gelper karena pelaku tidak memberi jalan dan memaki dirinya," ujar Gihon saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

Mendengar cerita sang istri, Fikri kemudian mencari pelaku hingga keduanya sempat terlibat adu mulut di area parkir Hotel Kundur pada sore hari. Perselisihan tersebut ternyata belum berakhir.

Sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban berada di parkiran sepeda motor untuk menjemput istrinya pulang bekerja, pelaku kembali datang sambil membawa sebilah parang.

"Pelaku datang kembali ke TKP dengan membawa parang dan langsung mengayunkan ke arah korban yang saat itu berada di parkiran motor," kata Gihon.

Sebelum menyerang, pelaku disebut sempat berteriak, "Mati kau!" lalu mengayunkan parang beberapa kali ke arah korban.

Korban sempat berusaha melawan menggunakan balok kayu bersama seorang rekannya, Ario Saputra. Namun serangan pelaku menyebabkan korban mengalami luka robek di bagian punggung, lengan kiri, dan paha kiri.

Usai melakukan penyerangan, pelaku melarikan diri dari lokasi. Korban kemudian dievakuasi ke RS Harapan Bunda untuk mendapatkan perawatan medis.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut