Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Mabuk, Pria di Batam Tabrak Manajer Tempat Hiburan hingga Koma
Advertisement . Scroll to see content

Pencurian Kompresor AC Ruko Kosong Marak di Batam, 2 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 24 September 2026 | 19:14 WIB
  • author Loberto Boli
Pencurian Kompresor AC Ruko Kosong Marak di Batam, 2 Orang Jadi Tersangka
Sejumlah orang ditangkap menyusul aksi pencurian yang menyasar ruko kosong di Batam. (Foto: Bob/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Pencurian kompresor AC outdoor dan barang bekas di sejumlah ruko kosong mulai meresahkan warga Kelurahan Lubuk Baja Kota, Batam, Kepulauan Riau. Polisi kini menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menangkap seorang terduga pelaku. Dari penangkapan itu, penyelidikan kemudian dikembangkan hingga petugas mengamankan enam orang lainnya.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka. Empat orang lainnya belum ditetapkan karena belum ditemukan laporan polisi yang dapat menjerat mereka.

"Setelah kami lakukan proses penyelidikan dan penyidikan berdasarkan BAP, dua orang resmi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Sementara empat orang lainnya belum ada Laporan Polisi (LP) yang dapat menjerat mereka," kata Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama, Kamis (24/9/2026).

Hingga kini, Polsek Lubuk Baja telah menerima dua laporan polisi dari warga terkait pencurian barang-barang outdoor, termasuk kompresor AC, di kawasan tersebut.

Cindo mengatakan, dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian diduga dilakukan dengan menyasar ruko yang sedang kosong atau tidak berpenghuni. Kondisi tersebut dimanfaatkan karena pengawasan terhadap bangunan relatif minim.

"Motif mereka untuk bertahan hidup. Saat diamankan, mereka sedang tidur bersama di belakang ruko karena tidak punya tempat tinggal. Kemungkinan hasil curian digunakan untuk membeli makanan," ujarnya.

Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan pihak lain yang menerima barang hasil curian. Seorang penadah yang diduga menampung barang-barang tersebut kini menjadi target pengejaran polisi.

Menurut Cindo, polisi telah mengetahui lokasi serta identitas orang yang diduga menjadi penadah. Petugas juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

"Lokasinya sudah kami ketahui dan identitasnya sudah dikantongi. Kami juga sudah mengecek langsung ke lokasi. Dalam waktu dekat kami akan melakukan upaya paksa terhadap penadah tersebut," tegasnya.

Polisi menduga aksi pencurian terhadap ruko kosong tersebut telah terjadi berulang kali. Namun, tidak semua pemilik bangunan yang kehilangan barang langsung membuat laporan kepada polisi.

Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Lubuk Baja berkoordinasi dengan pengurus RT, RW dan Lurah Lubuk Baja Kota. Pengawasan terhadap ruko-ruko kosong di wilayah tersebut juga diminta diperketat.

Polisi mengimbau pemilik ruko yang menjadi korban pencurian agar segera membuat laporan resmi. Laporan tersebut diperlukan untuk membantu penyidik mengembangkan kasus dan menindak pelaku lain yang mungkin terlibat.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut