Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ART Sembunyi dalam Toren Saat Rekannya Aniaya Majikan hingga Tewas di Batam
Advertisement . Scroll to see content

Demo Tunggal Ibu Asal Batam di Polda Banten Minta Kasus Pengeroyokan Anak Diusut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:52 WIB
  • author Pratamayude
Demo Tunggal Ibu Asal Batam di Polda Banten Minta Kasus Pengeroyokan Anak Diusut
Anita Bertawaty, ibu asal Batam, menggelar aksi seorang diri di depan Polda Banten untuk meminta kepastian penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap anaknya. (Foto: ist)

BATAM, iNewsBatam.id - Anita Bertawaty, seorang ibu asal Batam, mendatangi Polda Banten dan menggelar aksi seorang diri untuk meminta kejelasan penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap anaknya.

Laporan yang ditangani Polresta Tangerang itu disebut belum tuntas meski telah berjalan hampir satu tahun.

Anita menggelar aksi di depan gerbang Polda Banten, Senin (19/10/2026). Mengenakan pakaian merah, ia membentangkan karton berisi tuntutan agar kepolisian memberikan kepastian hukum atas perkara yang menimpa anaknya, SD (29), seorang bidan yang tinggal di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Dugaan pengeroyokan itu terjadi pada Oktober 2025, ketika SD baru melahirkan dan bayinya masih berusia sekitar satu setengah bulan. Menurut Anita, anaknya diduga dikeroyok empat orang tetangga.

Anita mengaku telah berulang kali berupaya mendorong penyelesaian perkara tersebut. Namun, ia menilai penanganan laporan di Polresta Tangerang belum memberikan kepastian yang diharapkan keluarga.

Sebelum menggelar aksi di depan gerbang, Anita sempat mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Banten untuk menyampaikan pengaduan. Ia kemudian kembali ke depan gerbang dan melanjutkan aksinya.

Setelah itu, Anita bersama anak dan anggota keluarganya diminta masuk ke ruangan Subbagyanduan Propam Polda Banten untuk menyampaikan pengaduan secara langsung.

Dalam pertemuan tersebut, petugas Polda Banten menyampaikan rencana meminta penjelasan dari penyidik Polresta Tangerang mengenai alasan perkara itu belum selesai.

Editor: Gusti Yennosa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut