Berawal dari Cekcok, Pemuda di Batam Kritis Usai Dihujani 7 Kali Tusukan

Pratamayude
Seorang pemuda di Batam menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri setelah menjadi korban penusukan yang diduga dipicu cekcok di jalan. (Foto: Yude/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id – Seorang pemuda berinisial A (24) harus menjalani operasi dan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri setelah menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal pada Jumat (5/6/2026) dini hari.

Korban mengalami sedikitnya tujuh luka tusuk di sejumlah bagian tubuh. Hingga siang hari, korban dilaporkan masih belum sadarkan diri usai menjalani tindakan operasi.

Ayah korban, Amrullah, mengaku mendapat kabar anaknya dalam kondisi kritis sekitar pukul 04.00 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh rekan-rekan korban yang membawanya ke rumah sakit.

"Saya dapat informasi sekitar jam 4 pagi dari teman-temannya kalau anak saya kritis di Rumah Sakit Bhayangkara," kata Amrullah saat dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan yang diterimanya dari teman korban, peristiwa itu bermula saat korban pulang bekerja dari sebuah perusahaan elektronik di kawasan Batam Center sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam perjalanan, korban sempat terlibat adu mulut dengan seorang pria yang tidak dikenalnya di sekitar kawasan Hawaii Garden. Setelah kejadian itu, korban bersama teman-temannya melanjutkan perjalanan menuju sebuah warung kopi di kawasan Villa Pesona Asri.

Namun, tidak lama kemudian pria yang sebelumnya terlibat cekcok diduga kembali datang bersama dua rekannya.

"Menurut keterangan teman anak saya, orang yang sempat cekcok di jalan itu datang lagi membawa dua orang temannya. Begitu turun langsung menusuk anak saya," ujarnya.

Serangan mendadak tersebut membuat teman-teman korban panik. Mereka sempat berusaha mengejar para pelaku, namun ketiganya berhasil melarikan diri.

Amrullah mengatakan anaknya tidak mengenal para pelaku. Dugaan sementara, aksi penusukan itu dipicu persoalan sepele yang berawal dari cekcok di jalan.

"Mereka tidak saling kenal. Ketemunya memang di jalan lalu terjadi cekcok," katanya.

Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka serius. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan terdapat tujuh luka tusuk yang cukup dalam serta sejumlah luka lainnya.

"Tadi sekitar jam 9 pagi selesai operasi. Kata dokter ada tujuh titik luka tusukan yang berat. Yang luka kecil-kecil juga ada beberapa," ungkap Amrullah.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan berharap para pelaku segera ditangkap.

"Sampai sekarang pelakunya belum tertangkap. Kami sudah membuat laporan dan berharap polisi segera menangkap mereka," katanya.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku penusukan tersebut.

Editor : Gusti Yennosa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network