Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terpidana TPPO Ditangkap Tim Tabur Kejari Batam di Virgo Club
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan WNI Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan, Aktivis Kritik Respons Pemprov Kepri

Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:19 WIB
  • author Pratamayude
Ratusan WNI Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan, Aktivis Kritik Respons Pemprov Kepri
Ketua Jaringan Safe Migrant Chrisanctus Paschalis Saturnus. (Foto: dok. iNewsBatam.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Pemerintah memulangkan ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Myanmar. Pemulangan dilakukan dalam empat kloter.

Aktivis kemanusiaan, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus, mengungkapkan bahwa dari ratusan korban yang dipulangkan, 39 di antaranya berasal dari Kepulauan Riau (Kepri).

"Sebanyak 39 korban ini ada yang berasal dari Batam dan daerah lain di Kepri," kata Romo Paschal, Sabtu (22/3/2025).

Ia mempertanyakan sikap Pemerintah Provinsi Kepri yang dinilai tidak merespons kondisi para korban, meskipun telah mendapatkan informasi dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri.

Menurutnya, para korban seolah dibiarkan mengurus kepulangan mereka sendiri tanpa bantuan dari pemerintah daerah.

Ketua Jaringan Safe Migrant ini juga menilai bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum untuk menginvestigasi secara menyeluruh penyebab warga Kepri menjadi korban perdagangan manusia.

"Mengapa pengawasan kita lemah? Ini juga kesempatan untuk mengungkap rantai mafia perdagangan orang. Padahal sudah ada peraturan daerah yang mengatur soal ini," ujarnya.

Editor: S. Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut