Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pria Bobol Rumah di Duriangkang Batam, Gasak Perhiasan dan Duit Rp 7 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Sesal Pengamen di Batam Aniaya Anak Tiri: “Saya Rawat Dia Sejak Bayi”

Rabu, 28 Mei 2025 | 16:01 WIB
  • author Gusti Yennosa
Sesal Pengamen di Batam Aniaya Anak Tiri: “Saya Rawat Dia Sejak Bayi”
Penyesalan Rahman saat menceritakan dirinya yang menganiaya anak tiri hingga menelantarkan di rumah sakit. (Foto: Oca/iNews.id)

BATAM, iNews.id - Sesal kemudian tiada berguna. Itulah yang dirasakan oleh seorang pria di Batam, Rahman Saputra alias Camek (31), usai menganiaya anak tirinya.

Penyesalan itu muncul setelah pria gondrong bertato di tangan itu ditangkap lantaran menganiaya anak tirinya menggunakan sebilah pedang. Penyebabnya sepele, anak tersebut tak mau mandi.

Ironisnya, korban berinisial MN alias Boboboy juga sempat ditelantarkan di rumah sakit setelah kejadian.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Jumat (23/5/2025) menjelang maghrib di kawasan Ruli Kampung Madani, Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sei Beduk.

Dalam pemeriksaan di Polsek Sei Beduk, Rabu (28/5/2025), Rahman yang telah berstatus tersangka ini, sehari-hari bekerja sebagai pengamen jalanan. Ia menceritakan kronologi kejadian dengan mata berkaca-kaca.

“Suruh dia mandi, buka baju, gak mau dia, Pak. Di situ ada sapu, saya ancam. Tapi dia malah mau kabur, jadi saya emosi,” ujar Rahman.

Karena tak kunjung menurut, Rahman mengaku memukul anak tirinya menggunakan sapu. Puncaknya terjadi saat korban mencoba lari keluar rumah.

Rahman yang gelap mata, lalu mengambil pedang yang disimpan di plafon rumah dan memukul kepala anak tersebut dua kali.

“Saya ketok kepalanya, pertama pakai sisi tajam, terus saya balik, pakai punggung pedang. Saya benar-benar nyesal, Pak. Dia sama saya dari umur tiga bulan,” kata Rahman dengan suara parau.

Editor: S. Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut