Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polresta Barelang Pasang 1.500 Bendera Merah Putih dan Bagikan Sembako di Galang
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Lagi Kerja, Tapi Disiksa: Kisah Tragis Intan, ART Muda Asal Sumba di Batam

Senin, 23 Juni 2025 | 19:42 WIB
  • author Pratamayude
Bukan Lagi Kerja, Tapi Disiksa: Kisah Tragis Intan, ART Muda Asal Sumba di Batam
Rosalina (kanan) beserta Merlin menjadi tersangka penganiayaan terhadap Intan, ART asal Sumba di Batam. (Foto: Yude/iNews.id)


“Intan dipukul pakai sapu, diinjak, diseret ke kamar mandi, lalu dipaksa makan kotoran anjing dan minum air septic tank. Dan itu, benar-benar dia telan. Bayangkan, manusia diperlakukan seperti itu,” ujarnya dengan suara bergetar.

Dalam keadaan terjepit, Intan sempat meminjam ponsel ART tetangga untuk mengirim foto-foto luka ke kampung halamannya.

Tetangganya juga sempat melapor ke Ketua RT setelah mendengar keluhan Intan, tapi dianggap angin lalu karena disangka hanya dimarahi biasa.

Namun segalanya berubah pada Minggu (22/6/2025). Teriakan Intan yang memilukan terdengar dari balik rumah.

Tetangganya yang mendengar segera memanggil Ketua RT. Saat pintu rumah didatangi, kondisi Intan sudah babak belur.

Kasus ini mendapat atensi luas setelah foto dan video Intan beredar. Polisi bergerak cepat.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri Andrestian, menyebut dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni majikan bernama Rosalina (R) dan sepupu korban, Merlin (M).

“Awalnya majikan marah karena korban lupa menutup kandang anjing. Dua anjingnya berkelahi, lalu korban dianiaya. Tersangka M ikut memukul karena diperintah,” kata Debby.

Dari hasil penyelidikan, diketahui kekerasan yang dialami korban terjadi berulang dan sistematis. Polisi menyita barang bukti seperti raket listrik, serokan sampah, kursi lipat, dan ember.

Editor: S. Widodo

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut