Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Presiden Prabowo: Ini Tonggak Bersejarah Bangsa
Koperasi Desa Merah Putih ini sendiri dirancang sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang menyentuh kebutuhan primer masyarakat di tingkat akar rumput. Koperasi ini memegang fungsi vital mulai dari distribusi sembako, penyaluran pupuk dan gas subsidi, penyediaan kredit murah, layanan logistik hasil kerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan sosial, penyerapan gabah petani, hingga penyediaan apotek obat murah.
"Ini adalah kegiatan-kegiatan koperasi merah putih, ada sembako yang dijual. Sembako macem-macem termasuk subsidi, juga penyalur-penyalur gas (elpiji), penyalur pupuk subsidi, sembako subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani dan juga akan ada apotek obat murah," papar Presiden secara rinci.
Lewat fondasi ekonomi yang kuat ini, Presiden Prabowo membakar semangat masyarakat agar membuang jauh-jauh mentalitas rendah diri dan mulai memupuk kepercayaan atas kekuatan mandiri bangsa Indonesia.
"No, kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah kita harus jadi bangsa yang menang dan kita akan menang kita akan kuat kita akan bangkit," seru Presiden dengan nada optimistis.
Berangkat dari keyakinan tersebut, pemerintah langsung menetapkan target lanjutan yang tidak kalah ambisius. Presiden mengumumkan rencana lompatan besar berikutnya, yakni menargetkan peresmian 30.000 koperasi tambahan pada bulan Agustus mendatang.
Menutup arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh program penguatan ini bertumpu pada pilar ekonomi kekeluargaan yang menjadi roh pembangunan nasional. Prinsip mulia di mana pihak yang kuat berkewajiban merangkul dan mengangkat pihak yang lemah, agar korporasi besar hingga lini UMKM dapat tumbuh sejahtera bersama-sama.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar