Hantam Karang, Kapal Batam Indah 9 Tenggelam di Perbatasan RI-Singapura
Kepala Bidang Keselamatan Berlayar KSOP Batam, Yuzirwan Nasution, mengatakan pihaknya hingga kini masih menunggu pelimpahan penanganan dari aparat kepolisian.
Menurutnya, proses penanganan awal saat ini masih berada di bawah koordinasi Direktorat Polairud Polda Kepulauan Riau.
"Kami juga ikut memantau kejadian itu. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam musibah kapal tenggelam tersebut," ujarnya.
Ia menambahkan, jika nantinya penanganan diserahkan kepada KSOP, pihaknya akan menyampaikan informasi lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan maupun penyelidikan.
"Kita masih menunggu dari teman-teman polisi," katanya.Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Andyka Aer, menjelaskan pihaknya menerima laporan mengenai kapal tenggelam di perairan Selat Singapura pada Selasa pagi.
Setelah menerima laporan, personel Ditpolairud Polda Kepri menggunakan kapal patroli KP 1010 menuju titik koordinat yang dilaporkan untuk melakukan pencarian dan pengecekan di lokasi.
Namun saat tiba di area tersebut, petugas tidak lagi menemukan tanda-tanda keberadaan kapal yang tenggelam.
"Sampai di sana tanda-tanda kapal tenggelam sudah tidak ada," ujar Andyka.
Sekitar pukul 07.55 WIB, tim patroli kemudian mendekati kapal patroli Coast Guard Singapura dan melakukan koordinasi terkait informasi kecelakaan laut tersebut.
Dari hasil koordinasi diketahui seluruh kru Kapal Batam Indah 9 telah lebih dulu diselamatkan oleh Kapal Ayu 68.
"Kru kapal Batam Indah 9 sebanyak delapan orang telah diselamatkan oleh Kapal Ayu 68," katanya.
Tim kemudian bergerak mencari posisi Kapal Ayu 68 dan berhasil menemukannya di kawasan Selat Singapura. Seluruh ABK yang sebelumnya dievakuasi dipastikan berada dalam kondisi selamat.
"Semuanya selamat," ujarnya.
Berikut daftar kru kapal Batam Indah 9 yang selamat Adenan (Nahkoda); Zulkifli (KKM); Dedi (CO); Nurdin Siregar (AB); Firnando (AB); Sumantri (AB); Lukman (AB); dan Azwar (AB).
Editor : Gusti Yennosa