get app
inews
Aa Text
Read Next : Remaja Baru Lulus SMP Ditemukan Tak Bernyawa di Nongsa, Keluarga Tolak Autopsi

Bermain Hujan Berujung Duka, Pelajar SMP di Batam Meninggal Terseret Arus Parit

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:41 WIB
header img
Proses evakuasi pelajar SMP di Batam yang ditemukan meninggal usai terseret arus parit. (Foto: Alfie/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id – Suasana bermain hujan berubah menjadi duka di Gang Mandiri, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Seorang pelajar kelas IX SMP Negeri 63 Batam, Naufal Fadlurrahman, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus parit yang meluap akibat hujan deras, Rabu (1/7/2026).

Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Rayhan Aditya Ramadhan, mengatakan peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat Naufal bermain hujan bersama empat rekannya di sekitar lokasi kejadian.

Saat itu, korban memasukkan kakinya ke dalam parit. Namun, diduga karena permukaan licin dan arus yang deras, korban kehilangan keseimbangan hingga terpeleset dan jatuh ke aliran air.

"Peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB saat korban bermain hujan bersama empat temannya. Korban sempat memasukkan kakinya ke dalam parit, kemudian terpeleset dan terseret arus," ujar Rayhan.

Salah seorang teman korban sempat berusaha menarik tangan Naufal. Namun derasnya arus membuat pegangan terlepas sehingga korban hanyut terbawa aliran air.

"Temannya sempat berusaha menolong, tetapi arus yang deras membuat korban tidak berhasil diselamatkan," katanya.

Menyadari korban hilang dari pandangan, teman-temannya berusaha menyusuri aliran parit sebelum akhirnya meminta bantuan warga sekitar. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Nongsa.

Menerima laporan itu, personel kepolisian langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Karena kondisi medan cukup sulit dan debit air terus meningkat, Polsek Nongsa berkoordinasi dengan tim gabungan dari Satpolair Polda Kepri, Basarnas, serta Samapta Polresta Barelang untuk memperluas pencarian.

"Karena kondisi medan dan derasnya arus, kami berkoordinasi dengan Tim Satpolair Polda Kepri, Basarnas, serta Tim Samapta Polresta Barelang guna mempercepat proses pencarian," ujarnya.

Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.40 WIB di parit belakang Kompleks Ruko Kaliban Trade Center, Kelurahan Kabil. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sekitar pukul 17.40 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan," kata Rayhan.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut