get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Kepri Belum Tahan Dua Tersangka Kasus Tiket Pesparawi, Ini Alasannya

Pengurus Pesparawi Kepri Soroti Kisruh Tiket dan Tata Kelola, Minta Evaluasi Menyeluruh

Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB
header img
Wirya Putra Silalahi, pengurus Pesparawi Kepri. (Foto: Alfie/iNews.id)

Terkait batalnya keberangkatan sebagian kontingen Kepri ke Manokwari akibat persoalan tiket, Wirya menilai hal tersebut merupakan tanggung jawab panitia.

Menurutnya, persoalan administrasi seperti pemesanan tiket seharusnya dapat diantisipasi jauh sebelum keberangkatan.

Pesparawi sendiri merupakan ajang kompetisi paduan suara gerejawi yang digelar setiap tiga tahun sekali. Sejak mengikuti ajang tersebut pada 2006, Kepri telah beberapa kali meraih prestasi di berbagai kategori.

Dengan pengalaman tersebut, Wirya menilai persoalan gagal berangkat karena tiket seharusnya tidak terjadi apabila persiapan dilakukan secara matang.

Ia mengaku telah terlibat dalam penyelenggaraan Pesparawi sejak 2009 dan pernah menjadi Ketua Panitia Kontingen Kepri pada Pesparawi Nasional di Ambon tahun 2015.

Saat ini, dirinya masih tercatat sebagai Wakil Ketua I kepengurusan Pesparawi Kepri, namun mengaku tidak dilibatkan dalam persiapan pelaksanaan tahun ini.

Berdasarkan pengalamannya, pemesanan tiket seharusnya dilakukan beberapa bulan sebelum keberangkatan dengan berkoordinasi langsung kepada maskapai.

"Bisa dicek ke maskapai Garuda. Waktu itu peserta sekitar 120 orang dan nilai kontrak tiket lebih dari Rp1 miliar sehingga uang muka mencapai ratusan juta rupiah. Meski dana pemerintah belum cair, panitia tetap mencari solusi agar tiket tidak hangus dan harga tidak berubah," jelasnya.

Menurutnya, mekanisme tersebut tidak hanya menjamin ketersediaan kursi, tetapi juga dapat menghemat anggaran karena tidak menggunakan pihak ketiga. Efisiensi anggaran itu, lanjutnya, bisa dialihkan untuk kebutuhan peserta selama mengikuti perlombaan.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut