get app
inews
Aa Text
Read Next : Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Digerebek, Polisi Tangkap 3 Orang

Dua Kelompok Saling Lempar Batu dan Botol di Nongsa, Berakhir Mediasi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:53 WIB
header img
Keributan dua kelompok di kawasan Nongsa pada Minggu dini hari. (Foto: Istimewa).

BATAM, iNewsBatam.id - Dua kelompok masyarakat terlibat keributan di sekitar Gereja Katolik, Jalan Bumi Perkemahan, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (30/8/2026) dini hari. Polisi turun tangan dan membawa kedua pihak ke Polsek Nongsa untuk dimediasi.

Keributan tersebut dilaporkan masyarakat melalui layanan kepolisian 110 sekitar pukul 04.35 WIB. Informasi itu kemudian diteruskan anggota piket Mako Polresta Barelang kepada AKP Mardalis.

Mendapat laporan tersebut, AKP Mardalis langsung berkoordinasi dengan Kasat Samapta, unit patroli serta personel yang berada di barak untuk bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 05.00 WIB, AKP Mardalis tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu, sejumlah orang masih berkumpul di jalan depan gereja.

Situasi belum kondusif. Kedua kelompok dilaporkan masih terlibat aksi saling lempar batu dan botol.

AKP Mardalis bersama personel Polsek Nongsa, anggota patroli Dit Samapta Polda Kepri dan unit patroli Sat Samapta Polresta Barelang kemudian melakukan blokade. Massa diminta mundur agar keributan tidak semakin meluas.

"Kami meminta mereka untuk mundur. Karena jika diteruskan akan membuat masalah semakin panjang," kata Mardalis.

Polisi selanjutnya mendatangi lokasi tempat salah satu kelompok berkumpul. Mardalis meminta massa menghentikan aksi pelemparan sekaligus mencoba berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berada di lokasi.

Dari komunikasi tersebut, polisi mengetahui keributan diduga bermula dari kesalahpahaman dalam sebuah pesta pernikahan. Saat kejadian, pesta tersebut tengah berlangsung dan terdapat aktivitas berjoget.

Tak lama kemudian, Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra tiba di lokasi. Setelah situasi mulai terkendali, polisi meminta kedua kelompok menuju Polsek Nongsa untuk menjalani mediasi.

Kasat Samapta Polresta Barelang AKP Satri Putra juga telah menunggu di Mapolsek Nongsa. Ia turut menenangkan salah satu kelompok yang lebih dulu tiba di kantor polisi.

Setelah kedua pihak berkumpul di Polsek Nongsa, situasi berhasil dikendalikan. Tidak terjadi lagi aksi saling serang.

Penanganan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kapolresta Barelang. Polisi diarahkan untuk melakukan mediasi dengan melibatkan tokoh masyarakat dari masing-masing kelompok.

Mediasi dilakukan sebagai langkah persuasif untuk menyelesaikan kesalahpahaman sekaligus mencegah keributan kembali terjadi.

Polisi memastikan penanganan dilakukan untuk mencegah konflik meluas dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Nongsa.

Editor : Gusti Yennosa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut