Harga Beras Premium di Batam Terus Meroket, Pedagang: Sudah Sampai HET

Alfie Al Rasyid
Konsumen mengecek beras premium yang terus melonjak harganya di Batam. (Foto: Alfie/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Tren kenaikan harga beras premium di Kota Batam masih berlanjut dan kini telah menyentuh batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Lonjakan harga terpantau merata, baik di pasar tradisional maupun gerai ritel modern.

Pantauan di kawasan Summerland Nongsa, Kamis (8/1/2026), pedagang sembako telah menyesuaikan harga jual hampir seluruh merek beras premium dan platinum. Sejumlah merek seperti Harumas, Anak Ajaib, Horas, Minang Raya, Dunia Kijang, dan Ayam Pulen kini dijual di kisaran Rp15.400 per kilogram, atau sesuai batas maksimal HET.

Pedagang sembako setempat, Syukri, mengatakan kenaikan harga beras telah terjadi secara bertahap sejak Desember 2025. Menurutnya, penyesuaian harga sudah dilakukan lebih dari lima kali.

“Sejak Desember sudah naik terus, hampir lima kali. Sekarang sudah sampai HET dan tidak bisa dinaikkan lagi,” ujar Syukri.

Ia mengungkapkan, saat ini pedagang hanya mengandalkan sisa stok lama karena harga dari distributor dinilai sudah tidak memberikan keuntungan.

“Kalau ambil stok baru, otomatis harus jual di atas HET supaya ada untung. Tapi itu jelas melanggar aturan,” katanya.

Syukri berharap pemerintah dapat mengevaluasi kembali kebijakan HET untuk beras premium. Menurutnya, pedagang berada di posisi sulit antara mematuhi aturan dan menjaga keberlangsungan usaha.

Kenaikan harga beras juga terjadi di swalayan modern. Di Swalayan Halima Summerland, beras merek Harumas dan Anak Ajaib masing-masing dijual Rp15.200 per kilogram. Sementara Ayam Pulen dipasarkan Rp13.800 per kilogram dan Dunia Kijang Rp15.000 per kilogram.

Manajer Swalayan Halima, Faisal, mengatakan harga beras masih berpotensi naik seiring menipisnya stok di tingkat distributor.

“Harga bisa berubah sewaktu-waktu. Kami sudah ajukan pemesanan ulang karena stok di gudang mulai berkurang,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan, kenaikan terjadi hampir di seluruh merek beras, baik kategori premium maupun platinum. Meski demikian, harga jual tertinggi tetap dibatasi sesuai HET sebesar Rp15.400 per kilogram.

Menurut Faisal, beras menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan di swalayan. Sementara harga gula justru tercatat mengalami penurunan meski tidak terlalu besar.

Editor : Gusti Yennosa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network