"Dari TKP, Jesslyn dibawa ke Semarang terlebih dahulu. Kemudian mereka naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani menuju Malaysia, lalu berlanjut ke Bangkok. Ia pergi bersama ibu dan tantenya," terang Roby.
Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya menjalin komunikasi langsung dengan Jesslyn untuk memastikan status kepergiannya, apakah murni atas kesadaran sendiri atau terdapat unsur tindak pidana penculikan sebagaimana yang dilaporkan.
"Ini tergantung dari keterangan Jesslyn langsung. Jika ternyata ia tidak keberatan dan ikut dari Semarang hingga ke Bangkok atas kesadarannya sendiri—tanpa ada paksaan fisik maupun psikologis—maka tidak ada unsur pidana dalam kejadian ini," tegas Roby.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
