Parkir Semrawut di Seraya Atas Batam Tuai Keluhan Warga, 88 Pedagang Bakal Dipanggil

Loberto Boli
Kapolsek Bengkong saat melakukan penertiban parkir di kawasan perdagangan Seraya Atas, Batam, Sabtu (31/10/2026) malam. (Foto: Bob/iNews.id)

BATAM, iNewsBatam.id - Penataan kawasan perdagangan Seraya Atas, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, menjadi perhatian setelah aktivitas parkir kendaraan dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas. Kendaraan yang terparkir di bahu jalan bahkan disebut kerap menghabiskan hingga dua dari empat lajur jalan yang tersedia.

Menindaklanjuti keluhan warga, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Bengkong, Kecamatan Bengkong, Koramil, Babinsa, dan Satpol PP menggelar penertiban terpadu pada Sabtu (31/10/2026) malam.

Penertiban tersebut menyasar kawasan perdagangan yang dikenal ramai dengan aktivitas pedagang dan pengunjung.

Kondisi parkir yang tidak tertata dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama karena kawasan itu juga dilintasi kendaraan bertonase besar.

Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan kepada Kapolda Kepulauan Riau (Kepri).

Menurutnya, warga mengeluhkan kondisi parkir kendaraan yang semrawut dan kerap mengganggu arus lalu lintas di kawasan Seraya Atas.

"Malam ini untuk menindaklanjuti pertemuan warga Bengkong dengan Bapak Kapolda. Isinya berdasarkan aduan dan keluhan masyarakat bahwa di lokasi ini sering ada parkir semrawut," kata Tigor saat penertiban.

Selain persoalan parkir, petugas juga menemukan belum memadainya rambu-rambu larangan parkir di sepanjang kawasan tersebut. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang perlu dibenahi agar pengaturan kendaraan lebih jelas.

Sementara itu, Camat Bengkong M. Fairus Batubara mengatakan, aktivitas perdagangan di Seraya Atas telah berlangsung cukup lama. Namun, perkembangan kegiatan ekonomi tersebut belum diikuti penataan fasilitas parkir yang memadai.

Pihak kecamatan berencana berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mencari solusi penataan parkir, sehingga kegiatan perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan pengguna jalan.

"Kami merasakan dari hasil tinjauan lapangan bahwa benar pedagang sudah melakukan kegiatan cukup lama, tetapi dari sisi parkiran belum tertata rapi," ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, pihak kecamatan akan mengundang sekitar 80 hingga 88 pedagang untuk mengikuti rapat koordinasi di Kantor Camat Bengkong pada Rabu mendatang.

Pertemuan tersebut akan membahas penataan kawasan sekaligus mencari kesepakatan bersama agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berlangsung tertib.

"Nanti kita undang ke kantor camat, kita rapat bersama Pak Kapolsek dan Pak Nadhafir bagaimana menciptakan kegiatan di sini tetap kondusif," katanya.

Tak hanya parkir, persoalan kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Petugas menemukan tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase hingga mengganggu kebersihan kawasan.

Untuk mengatasinya, pihak kecamatan bersama Polsek Bengkong telah merencanakan kegiatan gotong royong massal pada Jumat mendatang.

"Ada sampah, baik di drainase maupun lingkungan di bawah. Nanti kita tindak lanjuti. Rabu ini kita rapat, kemudian insyaallah hari Jumat bersama kegiatan dari Polsek kita melakukan gotong royong massal di sini," jelas Fairus.

Dalam peninjauan tersebut, petugas juga memastikan belum menemukan adanya peredaran minuman beralkohol maupun tuak di sekitar lapak pedagang.

Fairus menegaskan, pengawasan dan penataan kawasan Seraya Atas akan dilakukan secara berkelanjutan. Untuk tahap awal, pemerintah kecamatan bersama unsur terkait mengedepankan pendekatan persuasif dan imbauan kepada pedagang maupun pengunjung.

Namun, langkah penindakan tetap dapat dilakukan apabila ditemukan pelanggaran yang membutuhkan penegakan aturan lebih lanjut.

Ia mengingatkan para pedagang bahwa aktivitas mencari nafkah tetap diperbolehkan selama tidak melanggar ketentuan dan mengganggu fasilitas umum.

Editor : Gusti Yennosa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network