Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Porsche Cayman Terlantar 2 Pekan di Bengkong Diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Kepri
Advertisement . Scroll to see content

Tumpukan Narkoba Dilenyapkan! BNN Musnahkan 3,3 Ton Barang Bukti Jaringan Thailand-Rusia

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:58 WIB
  • author Binti Mufarida
Tumpukan Narkoba Dilenyapkan! BNN Musnahkan 3,3 Ton Barang Bukti Jaringan Thailand-Rusia
Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika lebih dari 3,3 ton hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana peredaran gelap narkoba.Foto;Binti Mufarida

Detail 5 Kasus Besar yang Diungkap BNN

Irjen Pol. Aswin Sipayung membeberkan lima perkara besar yang menjadi sumber dari seluruh barang bukti tersebut. Kasus terbesar berasal dari penyitaan 3,37 ton bunga ganja Thailand di sebuah gudang perusahaan ekspedisi di Gresik, Jawa Timur. Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait truk pembawa ganja hingga petugas berhasil membekuk empat tersangka dan menyita barang bukti yang disembunyikan dalam ratusan koper serta matras lateks.

Sementara pada pengungkapan jaringan internasional, BNN bekerja sama dengan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta melacak penumpang pesawat yang membawa hashish dari Thailand. Melalui teknik penyerahan tertutup (controlled delivery), petugas membuntutinya hingga ke Bali dan menangkap tiga warga negara Rusia yang bertindak sebagai kurir sekaligus pengendali jaringan.

Selain itu, BNN membongkar laboratorium gelap pembuat metamfetamin di Padang dengan menyita residu metamfetamin, bahan kimia prekursor, beserta peralatan laboratorium. Dua kasus lainnya yang turut dimusnahkan barang buktinya yaitu penyelundupan sabu jalur laut dari Batam menuju Jakarta, serta pengungkapan jaringan peredaran sabu di Bangkalan, Jawa Timur.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut